Surabaya - Rumah Bahasa Kota Surabaya menjadi sarana pengabdian masyarakat bagi dosen UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UINSATU). Dua dosen, Ibu Wulan (UINSA) dan Ibu Ilmi (UINSATU), berperan sebagai tutor bahasa Arab bagi masyarakat umum.
Program ini bertujuan menghapus stigma bahwa bahasa Arab hanya terkait dengan agama Islam. Para tutor ingin menunjukkan bahwa bahasa Arab juga merupakan bahasa internasional yang penting.
Selama tiga semester berjalan, program ini mendapat respons positif. Masyarakat mulai lebih terbuka terhadap bahasa Arab, menikmati metode pembelajaran yang menyenangkan, dan semakin berminat untuk mempelajarinya. "Mengajar di Rumah Bahasa terasa seperti terapi bagi kami. Kami senang bisa berbagi ilmu dan terus mengembangkan materi pembelajaran,” ujar Bu Wulan dan Bu Ilmi.
Ke depan, diharapkan program ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak lebih luas dalam meningkatkan kemampuan berbahasa asing, khususnya bahasa Arab, bagi masyarakat Surabaya.