Optimalisasi Pengelolaan Arsip untuk Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif
Anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, perlu dibekali berbagai softskill dan hardskill . Salah satunya, dengan membudayakan literasi sejak dini.
"Jika sukses berliterasi pada usia dini, maka saat dewasa anak akan menjadi manusia yang berdaya dan memiliki kemampuan memecahkan masalah dalah hidupnya," ujar Vega salah satu Pegawai Perpustakaan Umum Kota Surabaya Unit Rungkut.
Sepertinya yang disampaikan oleh Nadiem Anwar Makarim selaku Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi bahwa ketika anak-anak sudah mencintai buku, maka akan menjadi gemar membaca.
Oleh karena itu, Perpustakaan Umum Kota Surabaya yang berlokasi di Jalan Rungkut Asri Tengah 5-7 Surabaya menyediakan beragam buku bacaan yang menarik sesuai dengan minat baca anak.
Berbagai macam buku tersebut tertata rapi dan telah dikategorikan menurut klasifikasi buku berdasarkan DDC (Dewey Decimal Classification), sehingga para pengunjung dapat langsung mencari buku yang diinginkan pada ruangan yang telah tersedia.
Berikut deretan buku berdasarkan klasifikasinya yang paling diminati oleh anak-anak, kepoin, yuk!
1. Agama Islam dengan Kode Klasifikasi 297
Beragam buku jenis ini banyak digemari oleh anak-anak diantaranya yaitu Kisah Nabi, Cerita Fikih, dan Kisah Binatang yang Menakjubkan Dalam Al-Qur’an.
2. Sains dengan Kode Klasifikasi 500
Terlihat banyak anak yang tertarik dengan jenis buku ini karena memiliki topik yang menarik di mana terdapat edukasi didalamnya, sehingga dapat melatih anak-anak dalam berpikir kritis dan menambah pengetahuan.
3. Cerita Non Fiksi dengan Kode Klasifikasi 800
Buku klasifikasi 800 banyak dibaca anak-anak karena memiliki cerita yang menarik, beragam genre, dan bahasa yang digunakan mudah dipahami.
Selain jenis buku tersebut, buku lain yang paling diminati adalah buku cerita bergambar seperti buku berjudul Waktunya Bangun, Cican karya Wahyu Aditya, Tri Ayu K., dan Agus Willy K. yang diterbitkan oleh PT. Bentang Pustaka.
"Buku ini biasanya diminati oleh anak usia di bawah tiga tahun, karena terdapat banyak gambar. Selain itu, buku ini juga menjadi sarana bagi orang tua untuk mendongengkan cerita kepada anaknya," ujar Novita Rully A selaku Petugas Perpustakaan Ruang Baca Anak.
Gathering Rumah Bahasa Surabaya: Pererat Kebersamaan dan Tingkatkan Kapasitas Tutor serta Partisipan